Home » » Tips untuk mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di lingkungan ponpes Al Multazam

Tips untuk mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di lingkungan ponpes Al Multazam

Written By Ponpes Terpadu Almultazam Kuningan on Senin, 09 Januari 2012 | 19.11

[caption id="" align="aligncenter" width="400" caption="ilustrasi"][/caption]

MediaAM-Kuningan (10/01), Kenakalan remaja tak hanya terjadi di kota-kota besar atau anak-anak yang berada dalam lingkungan pergaulan yang serba bebas. Ponpes Terpadu Al Multazam merasakan bagaimana kenakalan remaja begitu merepotkan dan menyebabkakn kelelahan yang luar biasa bagi para musyrif/ah dan asatidzah pada umumnya. Hal-hal yang telah ditetapkan dalam aturan sering kali dilanggar secara terang-terangan oleh para santri, sebut saja insiden keluarnya santri dari lingkungan ponpes tanpa izin, pertemuan santri ikhwan dan akhwat (pacaran), dan pelanggaran-pelanggaran lain yang senantiasa terjadi meski dalam skala kecil.

Solusi menghadapi kenakalan remaja yang terjadi belakangan ini, nampaknya perlu mendapatkan perhatian serius. Yayasan, mudir ma'had, para musyrip/ah, bagian pembinaan dan asatidzah dalam jangka pendek sangat penting bagaimana memahami proses kenakalan remaja terjadi dan bagaimana mensikapinya.

Definisi kenakalan remaja menurut para ahli

  • Kartono, ilmuwan sosiologiKenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".



  • Juvenile Delinquency


Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa.




  • Paul Moedikdo,SH



  1. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana, seperti mencuri, menganiaya dan sebagainya.

  2. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat.

  3. Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial.



  • Santrock


"Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal."


Jenis-jenis kenakalan remaja

  • Penyalahgunaan narkoba

  • Seks bebas

  • Tawuran antara pelajar


Penyebab terjadinya kenakalan remaja

Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).

Faktor internal:

  1. Krisis identitasPerubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

  2. Kontrol diri yang lemahRemaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.


Faktor eksternal:

  1. KeluargaPerceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.

  2. Teman sebaya yang kurang baik

  3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.


Contoh secara umum yang dapat menyebabkan terjadinya prilaku kenakalan remaja adalah ;

- reaksi frustasi diri
- gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja
- kurangnya kasih sayang orang tua / keluarga
- kurangnya pengawasan dari orang tua
- dampak negatif dari perkembangan teknologi modern
- dasar-dasar agama yang kurang.
- tidak adanya media penyalur bakat/hobi
- masalah yang dipendam
- keluarga broken home
- pengaruh kawan sepermainan
-dll

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja:



  1. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.

  2. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.

  3. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.

  4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

  5. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.


Tips untuk mencegah dan mengatasi kenakalan remaja



  • Orang tua harus selalu memberikan dan menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya kepada anaknya. Jadilah tempat curhat yang nyaman sehingga masalah anak-anaknya segera dapat terselesaikan.

  • Perlunya ditanamkan dasar agama yang kuat pada anak-anak sejak dini.

  • Pengawasan orang tua yang intensif terhadap anak. Termasuk di sini media komunikasi seperti televisi, radio, akses internet, handphone, dll.

  • Perlunya materi pelajaran bimbingan konseling di sekolah.

  • Sebagai orang tua sebisa mungkin dukunglah hobi/bakat anak-anaknya yang bernilai positif. Jika ada dana, jangan ragu-ragu untuk memfasilitasi hobi mereka, agar anak remaja kita dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif.

  • dll


Selain hal-hal tersebut di atas, nampaknya unsur yayasan perlu memberi perhatian lebih terhadap pembenahan sistem yang ada di ponpes terpadu Al Multazam, sehingga insiden-insiden yang dapat mengganggu stabilitas pondok pesantren tidak terulang dimasa mendatang.

Perhatian lebih terhadap petugas keamanan, musyrip/ah, kondisi kamar santri, bagian pembinaan, serta penanaman nilai akhlaqul karimah yang lebih intens, diharapkan mampu meminimalisir peluang terjadinya kenakalan remaja di lingkungan ponpes terpadu Al Multazam, semoga. [ihsan]

lihat juga artikel terkait ; http://www.anneahira.com
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. News Al-Multazam - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger